PENGKAJIAN KOMPARATIF PROSES PEMBELAJARAN MODEL ISLAMIC FULL DAY SCHOOL TINGKAT SEKOLAH DASAR

Nif’an Nazudi, Hermawan Hermawan

Abstract


Pelaksanaan model Islamic full day school di sekolah dasar terdapat perbedaan signifikan, meskipun sama dari sisi waktu proses pembelajarannya. Dari sinilah penulis berkeinginan untuk mengkaji secara komparatif terkait perbedaan-perbedaan dalam proses pembelajaran model Islamic full day school tingkat sekolah dasar di tiga SD, yaitu SD Muhammadiyah Kutoarjo, SDIT Ulul Albab Purworejo, dan SDIT Salsabila Purworejo. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana hasil pengkajian komparatif proses pembelajaran model Islamic full say school tingkat sekolah dasar di Kabupaten Purworejo? (2) Apa saja kelebihan dan kekurangan proses pembelajaran model Islamic full day school tingkat sekolah dasar di Kabupaten Purworejo?. Metode penelitian yang akan digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan komparatif (perbandingan), dengan tahapan: (1) Studi pendahuluan (pustaka dan lapangan), (2) Perbandingan atau mengkaji perbedaan-perbedaan temuan data kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulan, (3) validasi ahli, dan (4) publikasi ilmiah dan membuat produk berupa panduan pembelajaran model Islamic full day school berdasarkan pengkajian komparatif model Islamic full day school. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) pembelajaran dengan model Islamic full day school di tiga SD tempat penelitian terdapat perbedaan dalam alokasi (jadwal) waktu pembelajaran, di SD Muhammadiyah Kutoarjo pembelajaran dimulai pukul 06.45-13.00, di SDIT Ulul Albab dimulai pukul 07.00-14.00, sedangkan di SDIT Salsabila dimulai pukul 07.00-15.00. Pembelajaran di tiga sekolah tersebut memadukan kurikulum Depdiknas dan kurikulum yayasan yang menaunginya. 2) Adapun kelebihan dari model Islamic full day school adalah adanya keseimbangan aspek religi dan ilmu umum, waktu lebih berguna bagi siswa, lebih mudah untuk mendidik karakter siswa. Sedangkan kekurangannya adalah rasa lelah dari para guru dan siswa, kurangnya fasilitas, sarana dan prasarana.

Kata kunci: proses pembelajaran, Islamic full day school


Full Text:

PDF

References


Baharuddin. 2009. Pendidikan dan Psikologi Perkembangan. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Chatib, Munif. 2009. Sekolahnya Manusia. Bandung. PT Kaifa Mizan

Hasan, Noor. 2006, ”Tadris Jurnal Pendidikan Full day school”.Jurusan Tarbiyah STAIN Pamekasan. Vol 1, No 1. Hal 109-118.

Ihsan, Fuad. 2010. Dasar-dasar Kependidikan, Komponen MKDK. Jakarta: Rineka Cipta.

Marzuki. M.M. 2002, Metodologi Riset. Jogjakarta: PT Prasetia Widya Pratama. Moleong, Lexy. 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif, Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. 2009. Rekontruksi Pendidikan Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Rasyad, Aminuddin. 2003. Teori Belajar dan pembelajaran. Jakarta. Uhamka Press.

Tanzeh, Ahmad. 2011. Metode Penelitian Praktis. Cetakan I. Yogyakarta. Percetakan Teras.

Yustanto, Ismail, dkk. 2011. Menggagas Pendidikan Islami, dilengkapiImplementasi Praktis Pendidikan Islam terpadu TK, SD, SMP, dan SMU. Bogor: Al-azhar Press.




DOI: https://doi.org/10.37729/jpse.v5i2.6077

Refbacks

  • There are currently no refbacks.