PENGARUH JOB INSECURITY, KOMITMEN KARYAWAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP INTENTION TO QUIT (Studi pada Pegawai PD. BPR BKK Purworejo)

Rizky Dwi Janarko

Abstract


Karyawan yang keluar tentunya sangat merugikan bahkan akan melumpuhkan aktivitas perusahaan atau organisasi. Kesulitan menarik orang baru dengan kemampuan yang setara, tenggang waktu selama jabatan kosong atau belum mendapat karyawan pengganti dapat membuat pemulihan kinerja perusahaan atau organisasi menjadi hal yang sulit. Oleh karena itu, pihak manajerial perusahaan atau organisasi perlu memperhatikan intention to quit pada diri setiap karyawannya.Tujuan penelitian ini adalah: 1) menguji pengaruh job insecurity terhadap intention to quit; 2) menguji pengaruh komitmen karyawan terhadap intention to quit; 3) menguji pengaruh kepuasan kerja terhadap intention to quit.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai PD. BPR BKK Purworejo dengan perincian pegawai tetap sebanyak 140 orang dan pegawai kontrak/penjaga sebanyak 22 orang sehingga total pegawai sebanyak 162 orang, dijadikan sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner yang sebelumnya telah diujicoba dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas, sedangkan untuk analisis data menggunakan analisis regresi berganda.Berdasarkan hasil analisis diketahui: 1) job insecurity (X1) berpengaruh positif terhadap intention to quit; 2) komitmen karyawan (X2) berpengaruh negatif terhadap intention to quit; 3) kepuasan kerja (X3) berpengaruh negatif terhadap intention to quit.Kata kunci : job insecurity, komitmen karyawan, kepuasan kerja, intention to quit.



DOI: https://doi.org/10.37729/sjmb.v11i2C.3974

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.