PROSPEK DAN TANTANGAN TAFAKUL DI ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN MEA)

Dwi Irawati

Abstract


Berdirinya Bank Muamalat Indonesia (BMI) di tahun 1991 telah memberikan inspirasi kepada umat muslim tentang perlunya didirikannya asuransi syariah di Indonesia. Asuransi syariah (tafakul) di Indonesia berkembang sangat pesat. Baik perusahaan asuransi asing maupun dari dalam negeri, hampir seluruhnya mempunyai produk asuransi syariah. Perkembangan yang pesat tersebut tidak lain karena mayoritas penduduk Indonesia dalah muslim, sehingga permintaan akan asuransi syariah tinggi.

Artikel ini mengulas mengenai potensi, prospek, hambatan, dan tantangan yang dihadapi industri tafakul Indonesia di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Meskipun telah mengalami perkembangan yang sangat pesat, khususnya di tahun 2010 hingga 2011, namun kontribusi tafakul dalam pembangunan masih relatif kecil dibandingkan dengan asuransi konvensional. Ada berbagai hambatan dan tantangan yang masih harus dihadapi perusahaan tafakul agar dapat semakin eksis, dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam perekonomian Indonesia. Tingginya minat dan optimisme masyarakat muslim terhadap produk asuransi syariah (tafakul) merupakan modal utama perkembangan tafakul, selain memerlukan dukungan dari pemerintah dalam bentuk regulasi yang mengatur secara khusus asuransi syariah. Terbatasnya sumberdaya insani yang menguasai operasional (teknis) asuransi syariah, permodalan yang minim, ketidakpahaman masyarakat tentang produk asuransi syariah, dan anggapan masyarakat bahwa asuransi syariah belum mapan, merupakan hambatan yang harus diatasi agar eksistensi dan kontribusi tafakul semakin meningkat. Globalisasi menjadi isu penting yang harus direspon oleh perusahaan asuransi syariah, agar perusahaan tetap eksis, mampu bersaing, dan akhirnya memenangkan persaingan yang semakin ketat.

 

Kata kunci: asuransi syariah, tafakul, MEA


Full Text:

PDF Text


DOI: https://doi.org/10.37729/sjmb.v11i3.3256

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.