KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN GAGASAN MELALUI METODE PEMODELAN DAN PENGUATAN BAGI SISWA SMP NEGERI 4 WANAYASA BANJARNEGARA TAHUN 2023/2024
Abstract
Salah satu karakter pelajar yang dibutuhkan untuk menghadapi persaingan global saat ini adalah kemampuan menyamiakan gagasan. Untuk itu, karakter ini lebih ideal jika disandingkan dengan kemampuan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab. Pengembangan karakter ini dapat dilakukan seiring dengan program pembinaan siswa melalui integrasi atribut soft skills berupa kemampuan berpikir kritis dan kemampuan public speaking dalam kegiatan kesiswaan dirasa mendesak untuk mempercepat pemerolehan lulusan yang paripurna (well-rounded graduates). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan gagasan secara lisan baik formal maupun nonformal dengan pemodelan yang baik. Metode pemodelan dengan acuan dari suatu contoh yang akan dibuat atau dihasilkan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX-A SMP Negeri 4 Wanayasa pada semester 2 tahun 2022/2023 yang berjumlah 32 peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Prosedur tiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pemodelan bagi siswa kelas IX SMP Negeri 4 Wanayasa dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam berpidato. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Dalam siklus I, persentase kemampuan siswa sebesar 70, 16 % dan persentase siklus II sebesar 77,5 %. Hal ini berarti ada peningkatan kemampuan siswa dalam menyampaikan gagasan sebesar 7,34 %. Berdasarkan capain tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode pemodelan dan penguatan dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya kemampuan berpikir kritis dalam menyampaikan gagasan pada siswa kelas IX SMP Negeri 4 Wanayasa. Metode pemodelan dan penguatan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam mengungkapkan gagasan.
Kata Kunci: kemampuan mengungkapkan gagasan; pemodelan dan penguatan
Full Text:
PDFReferences
Alwasilah, C. 2008. Filsafat Bahasa dan Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Alwi, Hasan, 2002. Telaah Bahasa & Sastra Indonesia: Persembahan Kepada
Prof. DR. Anton M Moeliono, Jakarta: Pusat Bahasa
Arikunto, S. 1981. Evaluasi Program Pendidikan: pedoman teoritis praktis bagi mahasiswa dan praktisi pendidikan. Jakarta:Bumi Aksara.
Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Bahmeai, F, (2011), “Mathematical modelling in primary school, advantages and challenges”. Journal of Mathematical Modelling and Application 2011, Vol. 1, No. 9, 3-13
Jaya, W. K., Swasono, S. E., Baswir, R., & Prijambada, I. D. (2015). Membangun Kedaulatan Bangsa Berdasarkan Nilai-nilai Pancasila: Pemberdayaan Masyarakat dalam Kawasan Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T): Kumpulan makalah call for papers kongres Pancasila VII: Pusat Studi Pancasila UGM.
Laratte, Abdullah. 2021. Penerapan Metode Pemodelan Untuk Menigkatkan Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas IV SD Inpres 2 Bantaya. e-Jurnal Bahasantodea, Vol. 4 (1), hal” 96-103http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/Bahasantodea/article/download/6802/5454
Marpaung, R. R. T. (2005). “Penggunaan Lembar Kegiatan Berbasis Masalah (LKBM) Sebagai Assesmen Alternatif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas VII SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang”. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.
Nurhadi. (2003). Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning), Jakarta: Ditjen Dikdasmen Depdiknas.
Nurhadi, B. Y., & Senduk, A. G. (2004). Pembelajaran kontekstual dan penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang Pres.
Roestiyah,N.K (2012) Strategi Belajar Mengajar : Jakarta: Rineka Cipta.
Suyanto dan Jihad.2013.Menjadi Guru Profesional, Strategi meningkatkan Kualifikasi dan Kualitas Guru di Era Global. Jakarta : Esensi Erlangga Group.
Wahyuni, Sri. 2011. “Peningkatan Motivasi Belajar Matematika Melalui Metode pembelajaran Berbasis Joyful Learning pada Siswa kelas V SD N Kleco 2 Surakarta Tahun Ajaran 2010/ 2011”. Skripsi. Surakarta: UMS (Tidak Dipublikasikan)
Wynn, C. (2010). Promoting cognitive growth through problem-based instruction in a first-year learning community. Journal of Learning Communities Research, 5(2), 5-15.
Wynn Sr, C. T., Mosholder, R. S., & Larsen, C. A. (2014). Measuring the Effects of Problem-Based Learning on the Development of Postformal Thinking Skills and Engagement of First-Year Learning Community Students. Learning Communities: Research & Practice, 2(2)
DOI: https://doi.org/10.37729/btr.v11i2.9039
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya
Penerbit:
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Purworejo
Jl. KHA. Dahlan 3 Purworejo, Jawa Tengah, 54111
email: pbsi@umpwr.ac.id

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.