ALIH KODE DAN CAMPUR KODE ANTARA PENJUAL DAN PEMBELI DI PASAR PREMBUN KABUPATEN KEBUMEN (SEBUAH KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)

Yekti Indriyani

Abstract


Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) wujud alih kode dan campur kode yang terjadi dalam kegiatan jual beli di Pasar Prembun Kabupaten Kebumen; dan (2) faktor penentu yang mempengaruhi peristiwa terjadi wujud alih kode dan campur kode. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang berlokasi di Pasar Prembun Kabupaten Kebumen. Data penelitian ini berupa pemakaian bahasa yang digunakan penjual dan pembeli di Pasar Prembun Kabupaten Kebumen pada saat kegiatan transaksi jual beli berlangsung. Wujud data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa data lisan. Data lisan diperoleh melalui observasi pada saat kegiatan jual beli berlangsung. Selanjutnya, wawancara mendalam dengan informan yang dilakukan setelah kegiatan transaksi berlangsung. Pengumpulan data dilakukan denganteknik simak libat cakap, teknik rekam, teknik catat, dan wawancara mendalam. Simpulan menunjukkan bahwa wujud alih kode yang terjadi dalam transaksi jual beli berupa wujud alih bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia. Sementara itu, wujud campur kode yang muncul berupa campur kode dari bahasa Jawa dan bahasa Indonesia. Pemakaian bahasa Jawa lebih dominan dalam peristiwa alih kode dan campur kode. Faktor penentu dipengaruhi oleh kebiasaan penutur, mitra tutur, munculnya penutur ketiga, topik dan kondisi tuturan, serta kemampuan pemakaian bahasa yang dilatar belakangi dari tingkat pendidikan yang berbeda antara penjual dan pembeli.

Kata kunci: Alih kode, campur kode

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


TERINDEKS :

 

Erlenmeyer

 


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.