KAJIAN INTERTEKSTUAL NOVEL ANAK BAJANG MENGGIRING ANGIN KARYA SINDHUNATA DENGAN RAHVAYANA KARYA SUJIWO TEJO

Erens Levian Rahman

Abstract


Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi persamaan dan perbedaan antara dua karya sastra berupa novel yang mempunyai kesamaan tema, yaitu Ramayana. Penelitian ini melihat keorisinilan karya sastra yang menimbulkan anggapan bahwa hipogram (karya sastra sebelumnya) lebih hebat. Akan tetapi, kajian intertekstualitas hakikatnya adalah melihat seberapa jauh tingkat kekreativitasan seorang pengarang untuk menciptakan karya sastra baru setelah membaca karya sastra sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan intertekstualitas terkait persamaan dan perbedaan serta ditinjau dari ekspansi, konvensi, modifikasi, dan ekserp. Jenis penelitian ini adalah penelitian data kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data dari penelitian ini adalah novel Rahvayana karya Sujiwo Tejo dengan novel Anak Bajang Menggiring Angin karya Sindhunata. Fokus penelitian ini adalah intertekstualitas novel Rahvayana karya Sujiwo Tejo dengan novel Anak Bajang Menggiring Angin karya Sindhunata terkait persamaan dan perbedaan serta ditinjau dari ekspansi, konvensi, modifikasi, dan ekserp. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hipogram (novel Anak Bajang Menggiring Angin karya Sindhunata) memiliki hubungan intertekstualitas terkait persamaan dan perbedaan dengan transformasi (novel Rahvayana karya Sujiwo Tejo) yang dilihat dari segi unsur intrinsik yaitu tokoh, latar, dan alur (plot) terkait ekspansi, konvensi, modifikasi, dan ekserp.

Kata Kunci: Intertekstualitas, Novel, Ekspansi, Konvensi, Modifikasi, Ekserp.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


TERINDEKS :

 

Erlenmeyer

 


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.