PERBANDINGAN MODEL GROUP INVESTIGATION DAN MODEL MAKE A MATCH DITINJAU DARI PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untukmengetahuiapakah pada materi prisma dan limas kelas VIII SMP Negeri 2 Kajoran prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Group Investigation lebih baik daripada yang menggunakan model pembelajaran Make a Matchditinjau dari perhatian orang tua. Populasi penelitian meliputi seluruh kelas VIII. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian berjumlah dua kelas. Penelitian ini melibatkan dua jenis variabel. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan kuesioner. Instrumen tersebut telah diujicobakan dan memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Uji prasyarat analisis yang digunakan adalah uji normalitas dan uji homogenitas variansi serta uji hipotesis.Hasil ini menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran Group Investigation memberikan prestasi belajar lebih baik dari model pembelajaran Make a Match; (2) perhatian orang tua cukup memberi prestasi belajar yang lebih baik dari perhatian orang tua kurang; serta (3) tidak ada interaksi antara model pembelajaran dengan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar matematika siswa.
Â
Kata kunci:Group Investigasi, Make a Match, perhatian orang tua, prestasi belajarFull Text:
PDF TextDOI: https://doi.org/10.37729/ekuivalen.v21i3.2995
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Publisher: Department of Mathematics Education, Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jl. KH. Ahmad Dahlan 3 & 6 Purworejo 54111, Jawa Tengah, Indonesia, E-mail:matematika@umpwr.ac.id , Telp: 0275-321494
Indexed Abstract:

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.