PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KINERJA DENGAN BURNOUT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi Pada Karyawan Bagian Produksi PT Lembah Tidar Jaya)

Nur Tri Hidayat

Abstract


Sumber daya manusia merupakan aset berharga yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Keberadaan sumber daya manusia yang selanjutnya disebut karyawan perlu dikelola dengan baik agar dapat memberikan kontribusi positif berupa kinerja yang optimal. Sebaliknya, apabila karyawan tidak dikelola dengan baik, maka karyawan akan kurang semangat dalam bekerja yang mengakibatkan kinerja yang dihasilkan karyawan tidak maksimal. Oleh karena itu, perusahaan harus mengurangi stres kerja dan burnout pada karyawan untuk meningkatkan kinerja.
Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menguji pengaruh stres kerja terhadap kinerja. (2) Untuk menguji pengaruh stres kerja terhadap burnout. (3) Untuk menguji pengaruh burnout terhadap kinerja. (4) Untuk menguji pengaruh stres kerja terhadap kinerja dengan dimediasi oleh burnout. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Lembah Tidar Jaya. Sampel dalam penelitian ini menggunakan purpose sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dinilai dengan skala likert. Uji validitas instrumen menggunakan Pearson Correlation sedangkan uji reliabilitasnya menggunakan Cronbach’s Alpha. Uji regresi digunakan untuk uji hipotesis penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) stres kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja, (2) stres kerja berpengaruh positif terhadap burnout, (3) burnout berpengaruh negatif terhadap kinerja, (4) stres kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja dengan burnout sebagai variabel mediasi. Dengan hasil tersebut maka hipotesis diterima.
Kata kunci: Stres Kerja, Burnout, Kinerja


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.