ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM FILM PERTARUHAN SUTRADARA KRISHTO DAMAR ALAM DAN SKENARIO PEMBELAJARAN MENDENGARKAN KELAS XI SMK

Lisa Dian Pertiwi, Mohammad Fakhrudin, Bagiya Bagiya

Abstract


Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) wujud tindak tutur direktif yang ada dalam film Pertaruhan Sutradara Krishto Damar Alam dan (2) skenario pembelajaran men­dengarkan dengan media film Pertaruhan Sutra­dara Krishto Damar Alam di kelas XI SMK. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah Film Pertaruhan Sutradara  Krishto Damar Alam. Objek penelitian ini adalah tindak tutur direktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap dan simak catat. Instrumen yang digunakan adalah penulis sendiri selaku peneliti sebagai instrument utama dibantu dengan alat pencatat data. Teknik analisis data yang digunakan adalah daya pilah pragmatik. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa (1) wujud tindak tutur direktif dalam film Pertaruhan sutradara Kristho Damar Alam terdiri dari: (a) jenis permintaan sebanyak 17 tuturan; (b) jenis pertanyaan sebanyak 7 tuturan; (c) jenis perintah sebanyak 6 tuturan; (d) jenis melarang sebanyak 3 tuturan; (e) jenis pemberian izin sebanyak 3 tuturan; (f) jenis nasihat sebanyak 6 tuturan; (2) skenario pembelajaran keterampilan mendengarkan dengan media film dengan materi tindak tutur langsung dan tidak langsung pada film Pertaruhan sutradara Kristho Damar Alam di kelas XI SMK menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Langkah-langkah pem­belajaran mendengarkan dengan media film Pertaruhan sutradara Kristho Damar Alam di kelas XI SMK sebagai berikut: (a) peserta didik mengamati materi mengenai tuturan langsung dan tidak langsung yang disampaikan oleh pendidik; (b) peserta didik mendengarkan tuturan yang terdapat dalam film Pertaruhan sutradara Kristho Damar Alam; (c) peserta didik bertanya pada pendidik mengenai materi yang belum dipahami; (d) peserta didik mendiskusikan informasi yang diperoleh mengenai tuturan langsung dan tidak langsung berdasarkan jenis dan fungsinya yang terdapat dalam karya sastra; (e) peserta didik menyiapkan hasil diskusi; (f) peserta didik mem­presentasi­kan hasil diskusi mengenai tuturan langsung dan tidak langsung dan melakukan tanya jawab dengan kelompok lain; dan (g) peserta didik dibantu oleh pendidik untuk membuat kesimpulan tentang tuturan langsung dan tidak langsung.

Kata Kunci: Tindak tutur diektif, film, skenario pembelajaran


Full Text:

PDF Text

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.