ANALISIS STRUKTURALISME GENETIK NOVEL HARI TAK SELAMANYA MALAM KARYA SURYAWAN W.P DAN RENCANA PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA

Bayu Aji Wibowo, Sukirno Sukirno, Nurul Setyorini

Abstract


Abstrak: Tujuan peneitian ini, yaitu mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Hari Tak Selamanya Malam karya Suryawan W.P; (2) fakta kemanusiaan, subjek kolektif, dan pandangan dunia pengarang novel Hari Tak Selamanya Malam karya Suryawan W.P; dan (3) rencana pembelajaran strukturalisme genetik novel Hari Tak Selamanya Malam karya Suryawan W.P di Kelas XII SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini, yakni novel Hari Tak Selamanya Malam karya Suryawan W.P. Objek penelitian ini, yakni strukturalisme genetik novel Hari Tak Selamanya Malam karya Suryawan W.P. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik pustaka dan teknik wawancara. Instrument utama penelitian ini, yakni peneliti sendiri dan dibantu dengan kertas pencatat data. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Teknik penyajian data penelitian ini menggunakan teknik informal. Hasil peneitian ini adalah (1) unsur intrinsik, yakni tema: cinta kasih untuk ibu; alur: maju tokoh dan penokohan, yakni tokoh utama: Kalyana, tokoh tambahan: Radite, Bapak, ibu, Kartina, dr. Saka, Delano, Mbak Astrid, Mbok Sum, Ares Mulyana, dan Deliza; sudut pandang: orang ketiga serba tahu; pemajasan: perbandingan, perulangan, sindiran, pertentangan, dan penegasan; latar: tempat: kota Semarang, rumah, kota Magelang, kantor, rumah sakit jiwa Prof. dr. Soerojo, pantai Anyer, rumah Ares Mulyana, dan kota Yogyakarta, waktu: pagi, siang, sore, malam, situasi: takut, bahagia, sedih, kecewa, sepi. dan marah, sosial: kehidupan rumah sakit jiwa; amanat: bersyukur adalah kunci untuk bahagia. (2) fakta kemanusiaan penelitian ini membahas tentang aktivitas kultural pengarang dan aktivitas sosial rumah sakit jiwa Prof. Dr. Soerojo; subjek kolektif penelitian ini membahas tentang pertentangan antara keturunan normal dengan keturunan penyandang penyakit jiwa; pandangan dunia Suryawan W.P, yakni memanusiakan manusia. (3) rencana pembelajaran strukturalisme genetik novel Hari Tak Selamanya Malam karya Suryawan W.P di Kelas XII SMA dilakukan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw adapun langkah-langkah pembelajarannya meliputi: peserta didik dikelompokan dengan anggota 4 sampai 6 orang; setiap peserta didik dalam tim diberi materi dan tugas berbeda; anggota dari tim yang berbeda dengan penugasan yang sama membentuk kelompok baru (kelompok ahli); setelah kelompok ahli berdiskusi, tiap anggota kembali ke kelompok asal dan menjelaskan kepada anggota kelompok tentang subbab yang mereka kuasai; tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi; pembahasan; dan penutup.

 

Kata kunci:  strukturalisme genetik, novel, rencana pembelajaran

Full Text: PDF Text

Refbacks

  • There are currently no refbacks.