STRATEGI PENGEMBANGAN KOPERASI PETANI TEBU RAKYAT (KPTR) PADA AGRIBISNIS TEBU LAHAN PASIR PANTAI (Studi Kasus di KPTR Tani Tebu Mandiri (KTTM) Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo)

Masrukhin Masrukhin, Didik Widiyantono, Arta Kusumaningrum Kusumaningrum

Abstract


ABSTRAK

 

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi pengembangan Kelembagaan  Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) di kecamatan Ngombol kabupaten Purworejo.Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus.
kepada petani sampel untuk dijawab. Pengambilan sampel lokasi penelitian dan sampel informan dilakukan secara proportional random sampling. Penelitian ini dilakukan pada kelembagaan Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) Tani Tebu Mandiri di kecamatan Ngombol kabupaten Purworejo.

Berdasarkan SWOT ada 7 alternatif strategi yang digunakan dalam pengembangan KPTR Tani Tebu Mandiri yaitu  1) Pengembangan produk baru  pasca panen dan meningkatkan kualitas; 2)  Memanfaatkan sarana prasarana yang ada untuk meningkatkan kualitas produksi dan produktivitas; 3) Menjalin kerjasama dengan pihak lain untuk memperluas jaringan; 4) Menggunakan modal yang ada secara efektif untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi; 5) Mengadakan pelatihan-pelatihan tentang koperasi, budidaya tanaman tebu, dan pengolahan produk untuk meningkatkan keterampilan pengurus dan anggota koperasi; 6) Membuka unit usaha baru; 7) Membuat dan menata pembukuan yang jelas untuk mengetahui kondisi keuangan dan data data koperasi sehingga dapat mengetahui pula perkembangan pada koperasi. Membuka unit usaha baru  merupakan prioritas strategi utama yang disarankan dengan nilai TAS sebesar 7,15.

Kata kunci: Peran KPTR, Agribisnis Tebu, Strategi Pengembangan.


Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.