PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM PENGAPIAN CDI SEPEDA MOTOR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO

Amir Ma’ruf, Arif Susanto

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui bagaimana prosedur pengembanagan media pembelajaran sistem pengapian CDI (Capacitor Discharge Ignition) sepeda motor, 2) bagaimana kelayakan media pembelajaran sistem pengapian CDI (Capacitor Discharge Ignition) sepeda motor terhadap kegiatan pembelajaran mahasiswa Pendidikan Teknik otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo, dan 3) pengaruh penggunaan media pembelajaran alat peraga sistem pengapian CDI (Capacitor Discharge Ignition) sepeda motor terhadap motivasi belajar mahasiswa Pendidikan Teknik otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo.
Penelitian ini menggunakan metode Reseach and Development (R & D) dengan subyek penelitian yang diambil adalah mahasiswa semester 5 kelas B Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo yang bejumlah 20 mahasiswa, dengan sampel dua kelompok, yaitu kelompok A sebagai kelas kontrol dengan jumlah 10 mahasiswa dan kelas B sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 10 mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner (angket) untuk mengetahui kelayakan media yang digunakan untuk penelitian. Uji analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas uji t-test.
Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) prosedur pengembangan media pembelajaran sistem pengapian CDI (Capacitor Discharge Ignition) sepeda motor meliputi pencarian potensi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk, pengujian produk, uji coba pemakaian dan revisi produk. 2) media pembelajaran sistem pengapian CDI (Capacitor Discharge Ignition) sepeda motor layak digunakan untuk media pembelajaran. Hal ini dapat dibuktikan dari ahli media yang menunjukan skor rata – rata 2,86. Validasi dari ahli materi yang menunjukan skor rata – rata 3,3. Media pembelajaran sistem pengapian CDI (Capacitor Discharge Ignition) sepeda motor juga telah memenuhi kriteria kualitas media pembelajaran. Hal ini ditunjukkan melalui respon siswa yaitu meliputi uji coba kelompok kecil memperoleh skor rata – rata 3,43 yang meliputi 5 mahasiswa dan uji coba kelompok besar memperoleh skor rata – rata 3,13 yang meliputi 20 mahasiswa. 3) Pada motivasi belajar mahasiswa menunjukkan motivas belajar mahasiswa yang tidak menggunakan media sistem pengapian CDI (Capacitor Discharge Ignition) sepeda motor dan yang menggunakan media sistem pengapian CDI (Capacitor Discharge Ignition) sepeda motor. Melalui uji normalitas diperoleh p = 0,200, karena p > 0,05 maka menunjukkan kedua kelompok berdistribusi normal, melalui uji homogenitas diperoleh Fhitung = 0,116 dengan p = 0,736, karena p > 0,05 maka kedua kelompok memiliki varian homogen, melalui uji t-tes hasilnya thitung 2,522 dengan p = 0,016 > 0,05 yang menunjukan adanya perbedaan motivasi belajar kelas ekperimen dan kelas kontrol. Perbandingan motivasi belajar mahasiswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai rata – rata kelas eksperimen 83,00 dan nilai rata – rata kelas kontrol 77,50. Berdasarkanhasil tersebut maka media pembelajaran sistem pengapian CDI (Capacitor Discharge Ignition) sepeda motor dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa.


Kata Kunci : Media Pembelajaran, sistem pengapian CDI (Capacitor Discharge Ignition) sepeda motor, Motivasi Belajar


Full Text:

PDF Text


DOI: https://doi.org/10.37729/autotech.v12i02.4874

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed Abstract: