IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KARAKTER KERJA INDUSTRI OTOMOTIF PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

Arif susanto

Abstract


Peran Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diyakini memiliki konstribusi yang besar bagi perkembangan masyarakat dan peningkatan ekonomi suatu negara. Daya saing negara bergantung pada tenaga kerja yang memilik pengetahuan dan keterampilan, karena mereka akan meningkatkan efisiensi dan nilai tambah produksi. SMK adalah tempat untuk menyiapkan tenaga kerja berpengetahuan, berketerampilan, dan berkepribadian bagi memenuhi harapan dunia kerja dan industri. Tetapi kondisi riil menunjukkan banyak lulusan SMK yang tidak memperoleh kerja, bahkan telah bekerjapun menghadapi masalah keterampilan. Bekal pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki tidak cukup untuk dapat sustain dalam lingkungan kerja. Hal itu salah satunya disebabkan karena tenaga kerja tidak memiliki karakter kerja industri yang cukup seperti permintaan dunia kerja. Untuk itu, satuan pendidikan kejuruan (SMK) diharapkan mengantisipasi dengan tepat perkembangan yang terjadi di dunia kerja melalui pengembangan kurikulum dan pendekatan pembelajaran yang berorientasi perkembangan dunia kerja. Pengembangan karakter kerja dalam pembelajaran perlu dilaksanakan secara by design, mulai dari mengidentifikasi nilai-nilai karakter kerja yang akan diintegrasikan, mengembangkan silabus, dan mengembangkan RPP pembelajarannya. Dengan desain pembelajaran tersebut diharapkan siswa memiliki penguasaan karakter kerja dan ketika bekerja mereka dapat berpartisipasi aktif untuk meningkatkan kualitas dan performancenya, sehingga lulusan SMK mampu memenuhi tuntutan dan kebutuhan dunia kerja yang pada akhirnya akan dapat menyumbang secara langsung ataupun tidak langsung kepada peningkatan ekonomi negara.
Kata Kunci: Pembelajaran, karakter kerja, lulusan SMK

Full Text: PDF Text

Refbacks

  • There are currently no refbacks.