KAJIAN FOLKLOR UPACARA ADAT SAPARAN PUNDHEN JOKO KASIHAN DI DESA CACABAN KIDUL KECAMATAN BENER KABUPATEN PURWOREJO

Ella Nurmawati

Abstract


Tujuan yang akan dicapai penulis dalam penelitian ini, yaitu (1) mendeskripsikan Prosesi Upacara Adat Saparan Pundhen Joko Kasihan di Desa Cacaban Kidul Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo, (2) mendeskripsikan Makna Simbolik Sesaji dalam Upacara Adat Saparan Pundhen Joko Kasihan di Desa Cacaban Kidul Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo, (3) mendeskripsikan fungsi folklor dalam Upacara Adat Saparan Pundhen Joko Kasihan di Desa Cacaban Kidul Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa prosesi Upacara Adat Saparan Pundhen Joko Kasihan di Dusun Joko Kasihan Desa Cacaban Kidul Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo sebagai berikut: (1) tradisi bersih makam, (2) gantos kelambu Janur Kuning Pada Makam, (3) ziarah kubur, (4) Makna Sesaji Upacara Adat Saparan Pundhen Joko Kasihan, (5) Makna Sesaji Upacara Adat Saparan Pundhen Joko Kasihan, (a) Jajan Pasar, (b) ketan, (c) peralatan pengantin (piranti nganten), (6) fungsi folklor, (a) fungsi ritual, (b) fungsi sosial, (c) pelestarian tradisi. Adapun fungsi ritual, yang digunakan pada Upacara Adat Saparan Pundhen Joko Kasihan di Dusun Joko Kasihan Desa Cacaban Kidul Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo adalah sebagai sarana mengekspresikan harapan-harapan mereka, akan terasa nyaman dan terhindar dari bahaya, sedangkan fungsi sosial adalah sebagai sarana rukun hidup, ungkapan kegotongroyongan, serta sebagai pengendali norma masyarakat, juga berfungsi sebagai hiburan, fungsi pelestarian tradisi adalah sebagai pelestarian desa, karena tiap tahun dilaksanakan sebagai warisan daerah yang harus dilestarikan.

Kata kunci: upacara adat, folklor, pundhen joko kasihan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.