Sex Geschichten betpark giris casino siteleri mobil odeme alan bahis siteleri
Kajian Moral Cerita Wayang Bambang Kumalasekti Karya Ibnu Marwah dalam Majalah Jaya Baya Edisi Maret-Mei 2013 | Sulistiyanto | ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Kajian Moral Cerita Wayang Bambang Kumalasekti Karya Ibnu Marwah dalam Majalah Jaya Baya Edisi Maret-Mei 2013

Eko Sulistiyanto

Abstract


Abstrak: penelitian ini bertujuan: (1) untuk mendeskripsikan unsur intrinsik cerita wayang, (2) untuk mendeskripsikan moralitas tokoh baik dan buruk, dan (3) untuk mendeskripsikan relevansi nilai moral dengan kehidupan sekarang. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Sumber data menggunakan cerita wayang Bambang Kumalasekti karya Ibnu Marwah dalam majalah Jaya Baya edisi Maret-Mei 2013, data penelitian berupa kutipan. Instrumen penelitian adalah peneliti itu sendiri, buku pencatat, bolpoint, serta buku yang relevan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka dan catat. Teknik analisis data menggunakan “content analysis”. Penyajian hasil analisis menggunakan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan: (1) unsur intrinsik: tema cerita adalah perebutan tahta kerajaan Ngastina. Tokoh utama adalah Bambang Kumalasekti, tokoh tambahannya: Prabu Suyudana, Patih Sangkuni, Begawan Drona, Prabu Salya, Gajah Antipura, Begawan Parasara, Prabu Rengganisura,Kyai Lurah Semar, Gareng, Petruk, Bagong, Prabu Tejalelana, Prabu Hangganasura, dan Kukila Antatwulan. Tokoh Protagonis: Bambang Kumalasekti, Kyai Lurah Semar, dan Prabu Salya. Tokoh Antagonis: Prabu Suyudana, Patih Sangkuni, dan Prabu Tejalelana. Latar tempat, waktu, dan situasi. Menggunakan plot campuran.  Sudut pandang orang ketiga “ia atau mereka”. (2) moralitas tokoh yaitu: (a) moral baik: bijaksana, suka bermusyawarah, suka memberi nasehat, membela kebenaran, berdoa dengan sungguh-sungguh, cinta keadilan, suka menolong, dan rasa belas kasih. (b) moral buruk: suka merebut hak orang lain, suka memfitnah, dan suka memaksa. (c) relevansi nilai moral pada kehidupan sekarang yaitu: sabar, sikap hormat pada orang tua, sikap cinta keadilan, nasehat orang tua kepada anaknya, nasehat abdi kepada rajanya, sikap bijaksana memutuskan masalah, sikap tolong menolong, rasa belas kasih, ingat kepada Tuhan, memiliki keyakinan dalam beragama.

 

Kata Kunci: nilai moral, cerita wayang, Bambang Kumalasekti


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.